Thursday, April 12, 2012

Cara memonitor Bandwidth dari terminal

Ada banyak sekali cara untuk memonitor jaringan / trafik atau bandwidth.
Salah satu dari sekian banyak tool untuk memonitor bandwidth pada jaringan adalah iftop, dan penggunaannya hanya melalui terminal. (yang nggak suka terminal lambat laun pasti akan suka dengan terminal nich kayaknya :D )

install dulu aplikasinya :
sudo apt-get install iftop

sebagai contoh saya ingin mengetahui trafik dari interface ppp0.
maka perintahnya adalah :
sudo iftop -i ppp0
dan hasilnya seperti pada gambar dibawah ini :
Cara memonitor Bandwidth dari terminal
melihat trafik interface dari terminal

jika Anda ingin melihat trafik dari LAN (jaringan lokal) maka perintahnya adalah :
sudo iftop -i eth0
sesuaikan dengan interfaces di jaringan kamu ya...
eth0, eth1, eth2 dan seterusnya.

tekan tomboh H jika butuh bantuan aplikasinya.

ingat lho ya...
perintah harus dengan root, jika tidak menggunakan root maka akan keluar seperti dibawah ini:
retnet-server@retnet:~$ iftop -i ppp0
interface: ppp0
IP address is: 10.249.94.75
MAC address is: 00:00:00:00:00:00
pcap_open_live(ppp0): socket: Operation not permitted
retnet-server@retnet:~$

atau masuklah sebagai root:
sudo su
jika anda masuk sebagai root, maka tidak perlu lagi menambahkan sudo pada awal perintah.

adapun opsi yg terdapat di iftop ini adalah sbb:
retnet-server@retnet:~$ iftop -h
iftop: display bandwidth usage on an interface by host

Synopsis: iftop -h | [-npbBP] [-i interface] [-f filter code] [-N net/mask]

   -h                  display this message
   -n                  don't do hostname lookups
   -N                  don't convert port numbers to services
   -p                  run in promiscuous mode (show traffic between other
                       hosts on the same network segment)
   -b                  don't display a bar graph of traffic
   -B                  Display bandwidth in bytes
   -i interface        listen on named interface
   -f filter code      use filter code to select packets to count
                       (default: none, but only IP packets are counted)
   -F net/mask         show traffic flows in/out of network
   -P                  show ports as well as hosts
   -m limit            sets the upper limit for the bandwidth scale
   -c config file      specifies an alternative configuration file

iftop, version 0.17
copyright (c) 2002 Paul Warren  and contributors
retnet-server@retnet:~$

semoga membantu.
Baca Selengkapnya... Cara memonitor Bandwidth dari terminal

Wednesday, March 28, 2012

Cara disable / nonaktifkan notifikasi email dari facebook

Notifikasi adalah Pemberitahuan, notifikasi email berarti memberitahukan melalui email. Jika anda adalah seorang Facebooker pasti nggak akan heran jika mendapatkan notifikasi di facebook, tapi kalau semua notifikasi di masukkan ke email semua, apa yang akan terjadi ?
Tentu saja email anda akan penuh dibuatnya, dan sudah pasti akan ada ribuan email masuk dari facebook.

Menurut saya, akan lebih efisien kalau notifikasinya hanya yang penting2 saja, misalnya pemberitahuan credit sudah habis atau yg paling anda anggap penting.

cara mendisable atau menonaktifkan pemberitahuan email dari facebook adalah sebagai berikut :
Pertama :
Masuk pada menu Account Setting / Setelan Akun, seperti pada gambar 1 dibawah ini :
Gambar 1

Kedua :
Klik pada Notifications yang ada di kolom sebelah kiri.
seperti pada gambar 2 dibawah ini :
Gambar 2

Ketiga :
Klik Edit (nomor 3) pada salah satu topik/judul seperti terlihat pada gambar 3 dibawah ini :
Gambar 3
Kemudian dilanjutkan pada nomor 4, yaitu membuang semua tanda centang atau buang tanda centang yang sekiranya tidak perlu untuk notifikasi ke email.
Setelah selesai, klik Save Changes.

Keempat :
Lakukan langkah ketiga diatas pada semua judul/topik yang ada.
Klik Edit (nomor 6) satu persatu.
lihat pada gambar 4 dibawah ini :
Gambar 4

dengan langkah diatas, notifikasi email tidak akan melimpah ruah sampai ratusan atau ribuan bahkan sampai jutaan email masuk dari facebook.

semoga bermanfaat.
Baca Selengkapnya... Cara disable / nonaktifkan notifikasi email dari facebook

Sunday, March 25, 2012

Cara atasi error waktu buka teamviewer di ubuntu

Teamviewer
Teamviewer adalah software yang berfungsi untuk meremote atau mengoperasikan komputer orang dari jarak jauh, bisa antar RT, Desa, Kota, antar negara di seluruh dunia. Dengan catatan, harus mempunyai koneksi internet.

Sebagai contoh, komputer A berada di rumah, dan komputer B berada di kantor. Komputer A ingin mengcopy data atau menjalankan komputer B dari rumah, itu bisa dilakukan dengan Teamviewer. Agar kedua komputer bisa terhubung harus sudah terinstall Teamviewer pada kedua komputer tersebut.

Jika anda belum punya, silahkan Unduh / Download secara gratis dari pembuatnya : www.teamviewer.com
Disitu tersedia untuk beberapa system operasi, Windows, MAC, Linux dan Mobile.

Jika tak ingin menginstall tapi mau menggunakannya bisa download yang portable di http://portablelinuxapps.org (Ubuntu, OpenSuse dan Fedora)
Setelah Anda download, klik kanan pada filenya plih properties, kemudian klik Permissions, terus berikan tenda centang pada Allow executing file as program.

Back to topic.
Di Ubuntu terkadang Teamviewer tak mau di buka lagi setelah beberapa kali dibuka (dari pengalaman) entah apa masalahnya saya sendiri kurang tahu.

Jika Anda mengalamai masalah yang sama (tak mau dibuka), solusinya sangat mudah.
Tutup aplikasinya terlebih dahulu, kemudian buka terminal (posisi masih di home) dan ketik :
rm -Rf .teamviewer
seperti pada gambar dibawah ini (klik pada gambar agar terlihat lebih jelas):
Atasi eror teamviewer di ubuntu
Atasi eror teamviewer di ubuntu

Kemudian buka kembali Teamviewer Anda.

Dengan cara diatas, teamviewer sudah kembali normal dibuka.
Baca Selengkapnya... Cara atasi error waktu buka teamviewer di ubuntu

Saturday, March 24, 2012

Cara auto mount NTFS Hardisk saat startup

Sebenarnya ada beberapa aplikasi untuk membuat Auto Mount Hardisk NTFS saat startup. disini hanya saya bahas automountnya dari terminal saja, jadi nggak perlu install-install aplikasi buat automount.

langsung saja ya..
Pertama :
Ketahui dulu ID dari hardisknya. Buka terminal, dan ketik :
sudo blkid
dan hasilnya pada komputer saya seperti dibawah ini.
retnet@retnet:~$ sudo blkid
[sudo] password for retnet: 
/dev/sda1: UUID="27d7e177-079a-4f62-9cb4-268dae8924ac" TYPE="ext4" 
/dev/sda5: UUID="9a186914-40b8-48d0-82a4-0644db9a9022" TYPE="swap" 
/dev/sda6: UUID="bf67b145-007c-43ec-9942-e2b941cc6762" TYPE="ext4" 
/dev/sda7: UUID="c8b8124b-d6a9-400a-8e26-478ed66c5c35" TYPE="ext4" 
/dev/sdb1: LABEL="DATA-PENTING" UUID="0AFEB93D74B4B867" TYPE="ntfs" 
/dev/sdb5: LABEL="Master-Program" UUID="8EF00CEFF00CDEF9" TYPE="ntfs" 
/dev/sdb6: LABEL="RET-NET" UUID="12249A0B2499F1C9" TYPE="ntfs" 
retnet@retnet:~$

Kedua :
Setelah diketahui dari ID masing-masing partisi hardisknya, tinggal masukin ke file fstab yang berada di folder /etc/fstab.
Posisi masih di terminal, ketik :
sudo gedit /etc/fstab
Punya saya ada 2 hardisk dan pembagiannya seperti dibawah ini :
# /etc/fstab: static file system information.
#
# Use 'blkid -o value -s UUID' to print the universally unique identifier
# for a device; this may be used with UUID= as a more robust way to name
# devices that works even if disks are added and removed. See fstab(5).
#
#                
proc            /proc           proc    nodev,noexec,nosuid 0       0
# /dev/sda1 : hardisk kesatu untuk filesystem linux
UUID=27d7e177-079a-4f62-9cb4-268dae8924ac /  ext4 errors=remount-ro 0 1
# /dev/sda7 : hardisk kesatu partisi kedua untuk Home / mydocuments
UUID=c8b8124b-d6a9-400a-8e26-478ed66c5c35 /home ext4 defaults 0 2
# /dev/sda5 : hardisk kesatu partisi keempat untuk swap
UUID=9a186914-40b8-48d0-82a4-0644db9a9022 none swap sw 0 0
# /dev/sda6 : hardisk kesatu partisi ketiga untuk penyimpanan cache squid
UUID=bf67b145-007c-43ec-9942-e2b941cc6762 /cache   ext4    defaults 0 2

# /dev/sdb1 : hardisk kedua partisi pertama untuk penyimpanan data saja
UUID=0AFEB93D74B4B867 /media/DATA-PENTING   ntfs defaults,nls=utf8,umask=000,uid=1000,gid=1000,rw 0 0
# /dev/sdb5 : hardisk kedua partisi kedua untuk penyimpanan data saja
UUID=8EF00CEFF00CDEF9 /media/Master-Program ntfs defaults,nls=utf8,umask=000,uid=1000,gid=1000,rw 0 0
# /dev/sdb6 : hardisk kedua partisi ketiga untuk penyimpanan data saja
UUID=12249A0B2499F1C9 /media/RET-NET        ntfs defaults,nls=utf8,umask=000,uid=1000,gid=1000,rw 0 0

Ketiga :
Sesuaikan dengan id pada hardisk anda.
Bisa menggunakan UUID atau /dev/sdXX
contoh diatas saya menggunakan UUID.

dibawah ini contohnya menggunakan UUID :
# /dev/sdb6 : hardisk kedua partisi ketiga untuk penyimpanan data saja
UUID=12249A0B2499F1C9 /media/RET-NET ntfs defaults,nls=utf8,umask=000,uid=1000,gid=1000,rw 0 0

dibawah ini contohnya menggukan /dev/sdxx :
# /dev/sdb6 : hardisk kedua partisi ketiga untuk penyimpanan data saja
/dev/sdb6 /media/RET-NET ntfs defaults,nls=utf8,umask=000,uid=1000,gid=1000,rw 0 0

Keempat :
setelah semuanya selesai, simpanlah.
kemudian restart komputer anda.

Jika kurang jelas, silahkan tinggalkan pesan pada kolom komentar.
Baca Selengkapnya... Cara auto mount NTFS Hardisk saat startup